Monday, March 20, 2017

Tahukah Anda Alarm Intruder Ada Grade Dan Classnya? Ini Penjelasannya

Di Indonesia sejauh yang saya tahu belum ada standarisasi baku instalasi alarm intruder. Di instalasi listrik, kita mengenal adanya PUIL (Pedoman Umum Instalasi Listrik). Pun dengan fire alarm, yang saya tahu masih mengacu ke standar luar negeri, sebut saja NFPA (National Fire Protection Association). Karena beberapa merk alarm intruder yang dipasarkan disini ada yang berasal dari Eropa maka tulisan kali ini saya rujuk dari standard instalasi Eropa,

Pernah lihat tulisan EN 50131-3 G2 EC2? Atau ada yang tercetak langsung dengan tulisan Grade 2 Class 2. Contohnya pada gambar di bawah.  


EN 50131 adalah KODE STANDARISASI alarm intruder yang digunakan di EROPA. Berbeda dengan standarisasi listrik, standarisasi EN 50131 lebih digunakan untuk keperluan asuransi. G2 EC2 dari gambar diatas artinya adalah Grade 2 Equipment Class 2. 

STANDARISASI berdasarkan GRADE ini akan BERPENGARUH terhadap DESIGN system alarm intruder, dan INI TERGANTUNG pada TEMPAT dan ASET apa yang akan diamankan. Adapun yang dapat MENENTUKAN GRADE mana yang cocok adalah INSTALLER alarm intruder yang TERSERTIFIKASI. 

Penentuan grade erat kaitannya dengan RISK ASSESMENT. Risk assesment ini terdiri atas:
  1. Survey lokasi. 
  2. Survey teknikal.

SURVEY LOKASI dilakukan untuk menentukan NILAI dari ASET yang akan diamankan. Selain penentuan nilai aset yang diamankan juga dilakukan survey terhadap INFRASTRUKTUR GEDUNG. SEMUDAH dan SESULIT apakah GEDUNG dapat DIBOBOL  [auto generated script anaqi] oleh orang yang berniat jahat? lokasi gedung tersebut apakah sering terjadi pencurian atau tidak? Dst.

SURVEY TEKNIKAL diperlukan untuk DESIGN SYSTEM. Alat apa saja yang akan dipasang. Seperti apa pengamanan instalasi sistem alarm itu sendiri. Apakah tingkat interferensinya tinggi atau tidak. Dst

Dari hasil survey ke-2 aspek tersebut maka dapat ditentukan grade alarm seperti apa yang diperlukan dan kelas peralatan alarm seperti apa yang akan dipasang.

Berikut penjelasan grade berdasarkan EN 50131.

Grade 1

Ini adalah grade terendah EN 50131. Grade 1 cocok untuk area dengan resiko rendah. Grade ini digunakan untuk melindungi gedung dan asetnya dari pencuri kambuhan. Atau pencuri yang tidak mengetahui sama sekali tentang alarm.

Grade 2

Grade 2 cocok untuk area dengan resiko rendah ke menengah. Kebanyakan rumah masuk dan toko-toko kecil masuk ke grade 2. Grade 2 melindungi gedung/premis dari pencuri yang tahu sedikitnya mengenai alarm, bukan pencuri yang hanya lewat. Pencuri tipe ini diperkirakan telah mempersiapkan alat untuk mengakali sistem. Contoh kecilnya adalah pencuri yang menggunakan helm.

Grade 3

Grade 3 digunakan untuk melindungi gedung/premise dari pencuri yang telah mengetahui sistem alarm. Dan ada kemungkinan si pencuri membawa alat untuk mensabotase alarm. Misal membawa linggis atau batu untuk merusak sirine.

Grade 4

Grade 4 adalah grade tertinggi sistem alarm intruder. Digunakan untuk melindungi premis dari pencuri yang terorganisir dan mempunyai cara untuk mendisable sistem alarm. Proteksi grade 4 digunakan untuk melindungi properti dan lebih diutamakan walaupun pengamanannya memakan biaya yang tinggi.

Adapun penjelasan tentang kelas ekuipment (Equipment Class) adalah sebagai berikut.
Class 1 = Indoors controlled temperature
Class 2 = Indoors uncontrolled
Class 3 = Outdoors sheltered (alat harus terlindungi).
Class 4 = Outdoors exposed (alat bisa terekspos).


Seiring berjalannya waktu, performa sistem dipastikan akan menurun sehingga diperlukannya kunjungan maintenance. Banyaknya kunjungan maintenance ini tergantung dari grade yang digunakan. Berikut jumlah kunjungannya.

Grade 1: Jumlah kunjungan 1x dalam 1 tahun. 
Grade 2: Jumlah kunjungan 1x dalam 1 tahun.
Grade 2 dan 3: Jumlah kunjungan 2x dalam 1 tahun atau 1x kunjungan on site dan 1x remote.
Grade 4: Jumlah kunjungan 2x dalam 1 tahun.

Selain hal yang disebutkan diatas, power supply pun harus mengikuti aturan grade. Ada 2 tipe power supply. Tipe A dan tipe B. Tipe A adalah power supply dengan backup batre yang rechargeable. Tipe B adalah power supply dengan backup yang non-rechargeable. Berikut standard lamanya power supply dapat ON menggunakan backup battery.

Tipe A
Grade 1: 12 jam.
Grade 2: 12 jam
Grade 3: 24 jam.
Grade 4: 24 jam.

Tipe B
Grade 1: 24 jam.
Grade 2: 24 jam
Grade 3: 120 jam.
Grade 4: 120 jam.

Sekian artikel kali ini. Jangan lewatkan juga artikel lainnya seperti ini dan ini. Kalau ada pertanyaan sila isi kolom komentar. Dan sila kontak saya di 087708518555 untuk pemasangan dan pembelian device alarm intruder.

Dan jika dirasa BERMANFAAT silahkan SHARE.

This Is The Newest Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
This Is The Newest Post
PREVIOUS ARTICLE Previous Post
 

Delivered by FeedBurner

-->